Saturday, May 17, 2008

CINTA....OH...CINTA

Aku masih bingung dengan yang namanya "CINTA"??
kenapa ada orang yang dengan mudahnya mempermainkan cintanya sendiri. Hari ini cinta berakhir, besok cinta itu bisa berkembang lagi. Apakah begitu dasyatnya cinta??WHO KNOWS!!!
Yah...aku ga bisa terlalu komentar dengan teman2 yang di mabuk cinta. Mungkin maksud mereka untuk mempertahankan cintanya,tapi tidak dengan putus-nyambung putus-nyambung donk. Saat sedang emosi dan ego ti

nggi, cinta bisa di akhiri, di sisi lain ketika cinta itu telah hilang ada perasaan untuk rindu atas cintanya dulu.

Kalo aku, anggap aja kejadian itu suatu bentuk perjuangan cinta. Cocok banget dengan lagunya Afgan yang "TERIMA KASIH CINTA".
Semoga temen2 ku yang mengalami hal itu bisa meresapi makna dari lagu ini.
Selamat bernyanyi...

Nb : bagi yang suaranya pas2an jangan bernyanyi keras dan mengganggu temen disamping anda.

TERIMA KASIH CINTA
by: Afgan

Tersadar didalam sepiku
Setelah jauh melangkah
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekap tanganmu

Terima kasih cinta untuk segalanya
Kau berikan lagi kesempatan itu
Tak akan terulang lagi
Semuaaa kesalahanku yang pernah menyakitimu

Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu

Terima kasih cinta untuk segalanya
Kau berikan lagi kesempatan itu
Tak akan terulang lagi
Semuaaa kesalahanku yang pernah menyakitimu

ouuwwww...
ouuwwww...

Terima kasih cinta untuk segalanya
Kau berikan lagi kesempatan itu
Tak akan terulang lagi
Semuaaa kesalahanku oouuwww
Kesalahanku yang pernah menyakitimu

1 comment:

Anonymous said...

Kenapa orang-orang terkadang takut terhadap cinta ? Mungkin membayangkan cinta itu seperti apa semisal buah kenari. Sesungguhnya hidup perlu cinta kalau tidak, ia hidup dalam kematian. Seperti halnya malam tanpa bulan tanpa bintang dan disiang tanpa matahari, jika laut maka tanpa ombak, jika padang tanpa rimba.Sesungguhnya cinta adalah jiwa yang mengelana di napas dan di ruang-ruang cakrawala kehidupan.Kata Tuhan :apa yang kau dustakan setiap nikmat yang kuberikan ?